Malam itu, alhamdulillah saya diberi kesempatan oleh Allah bisa sholat dan berdo'a di Raudah. Di dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim pun, Raudah digambarkan sebagai tempat yang istimewa. "Di antara rumahku dan mimbarku adalah taman-taman surga dan mimbarku berada di atas telagaku." Begitulah sabda Rasulullah saw seperti dalam hadis Bukhari dan Muslim.
Untuk bisa sholat dan berdo'a di Raudah, perlu kesabaran, apalagi pada saat musim Haji, karena banyak sekali jamaah yang ingin juga ke sana. Dari pengalaman saya, untuk bisa masuk ke Raudah, selain pada tengah malam, bisa dicoba sebelum adzan Ashar bergegaslah ke Masjid Nabawi dan usahakan bisa masuk ke pembatas putih bagian depan. Kemudian ikut sholat Ashar dan habis sholat menuju ke Raudah, dan berdiam diri serta berdo'a sampai sholat maghrib, kalau masih ingin tetap tinggal dapat diteruskan sampai Isha'.
0 comments:
Post a Comment