Thursday, August 19, 2010

Kondisi Cuaca di Makkah dan Madinah

Kacamata Hitam Melindungi dari Terik Matahari
Kondisi cuaca di Makkah dan Madinah, sewaktu menunaikan ibadah Haji cukup enak, karena saya di sana pada tanggal 30 November sampai dengan 25 Desember, dimana pada bulan tersebut udara berangsur dingin dan malam hari waktunya lebih panjang.

Namun demikian, pada siang hari cuaca tetap lumayan panas dan matahari bersinar terik terutama di Makkah. Untuk menghindari cuaca terik tersebut, agar tidak silau kami menggunakan kaca mata. Dan untuk melindungi kulit dari sengatan matahari, saya memakai sun block. Serta untuk menghindari dehidari, perbanyak minum dan makan makanan yang air, semisal jeruk, apel dan minum juice buah-buahan.

Pada saat di Madinah, karena berada di ketinggian, udara sangat dingin sekali terutama pada pagi hari ketika akan sholat Subuh, sehingga saya memakai baju rangkap, kaos tangan, penutup kepala dan kaos kaki.

Cuaca di Makkah dan Madinah berubah berdasarkan musim. Berikut saya sarikan kondisi cuaca berdasarkan bulan-nya.
  • Januari: udara dingin sekali dan siang hari waktunya lebih singkat.
  • Februari: udara dingin sekali dan siang hari waktunya lebih singkat.
  • Maret: udara dingin sekali dan siang hari waktunya lebih singkat.
  • April: udara dalam keadaan sedang.
  • Mei: udara mulai terasa panas dan semakin hari semakin panas.
  • Juni: udara panas sekali dan siang hari waktunya lebih panjang.
  • Juli: udara panas sekali dan siang hari waktunya lebih panjang.
  • Agustus: udara panas sekali dan siang hari waktunya lebih panjang.
  • September: udara panas sekali dan siang hari waktunya lebih panjang.
  • Oktober: udara panas mulai berkurang.
  • November: mulai dingin dan siang hari waktunya semakin singkat.
  • Desember: berangsur dingin, malam hari waktunya lebih panjang.

Oh yaa, waktu di Makkah, pada saat kami akan mengambil Miqat di Hudaibiyah untuk Umroh, kami terkena badai gurun yang berputar membawa debu dan pasir, pengalaman yang tak terlupakan.






3 comments :

  1. panas dan dingin hanya diluar saja, kalau hatinya sejuk insyaallah semua itu tidak banyak berpengaruh pada jamaah haji... semoga...amin

    ReplyDelete

Contact Form

Name

Email *

Message *