Sunday, February 20, 2011

Terapi Sinar Biru pada Bayi Sakit Kuning

My Baby yang lahir pada hari Kamis lalu, tiga hari kemudian oleh Dokter Conie yang merawat direkomendasikan untuk diterapi dengan sinar biru atau dikenal dengan foto terapy, karena diindikasi sakit kuning.

My Baby diletakkan di inkubator kaca di Ruang Bayi RS Mitra Keluarga Surabaya, dengan hanya menggunakan celana dan mata ditutup, kemudian disinari dengan lampu warna biru. Alhamdulillah setelah 1x24 jam, sakit kuningnya mulai berkurang, dan untuk menuntaskan dilanjutkan 1x24 jam lagi.

Saya coba searching di mbah Google, apa sih sakit kuning pada bayi yang baru dilahirkan itu? Berikut saya coba sarikan semoga bermanfaat.

Penyakit kuning atau jaundice ini biasanya membuat kulit dan mata bayi berwarna kuning. Penyakit kuning bisa diderita bayi yang baru lahir hingga bayi berusia satu bulan.

Belum sempurnanya organ hati pada bayi menyebabkan kadar bilirubin tinggi dalam tubuh. Dalam tahap normal, keadaan bayi kuning tidak perlu dirisaukan. Dengan penanganan tepat, warna kuning pada bayi dapat berangsur-angsur hilang. Hal ini menunjukkan bahwa kerja organ hati telah berfungsi dengan baik.

Foto Terapy untuk Penyakit Kuning pada Bayi Baru Lahir

Di Rumah Sakit, biasanya sudah disediakan fasilitas foto terapy, yaitu pencahayaan dengan sinar biru. Cahaya memecahkan bilirubin dalam kulit dan menjadikan penyakit kuning semakin pudar.

Bayi kuning dianggap normal apabila kondisi tersebut berlangsung kurang dari dua minggu. Warna kuning pada tubuh pun tidak menjalar sampai telapak tangan dan telapak kaki.

Kondisi bayi kuning yang perlu diwaspadai antara lain:
  • Tubuh bayi sudah berwarna kuning sebelum 24 jam semenjak dilahirkan
  • Warna kuning pada bayi berlangsung selama lebih dari 2 minggu
  • Warna kuning menjalar hingga ke telapak tangan dan telapak kaki
  • Feses bayi bewarna pucat, tidak kekuningan
  • Kadar bilirubin dalam darah lebih dari 10% pada bayi prematur atau 12% pada bayi cukup usia.
Pada kondisi ini, bayi diduga mengalami infeksi berat, hemolisis autoimun (yaitu sel-sel darah putih menghancurkan sel-sel darah merah), atau kekurangan enzim tertentu. Jika tidak segera ditangani, bilirubin dapat meracuni otak atau dikenal dengan istilah acute bilirubin encephalopathy. Selain itu, dapat juga merusak syaraf sehingga menyebabkan tuli, cacat, terhambatnya pertumbuhan hingga kematian.






3 comments :

  1. Semoga menjadi anak yang sehat dan berguna bagi agama dan masyarakat. Amin

    ReplyDelete
  2. http://sakitkuningjaundice.blogspot.com/2011/03/nt-jaundice-sakit-kuning.html
    ubat boleh didapati dari saya tel 012-3883660, dengan teknologi terbaru didunia iaitu HF (harmonic Frequency)

    ReplyDelete

Contact Form

Name

Email *

Message *