Thursday, December 5, 2013

Asal - Usul atau Silsilah Keluarga


Setiap tahun keluarga besar Kakek saya Alharhum Achmad Prawiro mengadakan pertemuan keluarga, biasanya bersamaan dengan liburan Lebaran. Kebetulan dua tahun lalu acaranya diselenggarakan di Rumah kami di Cepiring Kendal.

Om Agus, adik dari ibu saya, waktu itu bercerita tentang asal-usul keluarga Mbah Achmad Prawiro (Bapak dari Ibu saya), cerita dari beliau, bahwa kami adalah keturunan dari Raja Mataram yang kedua yaitu Panembahan Hadi Prabu Hanyokrowati, sehingga anak keturunannya mendapatkan gelar Raden untuk laki-laki dan Raden Nganten untuk perempuan.

Empat minggu lalu, terbersit keinginan saya untuk lebih tahu asal-usul saya, untuk memberikan informasi ke anak-anak atau keturunan saya nantinya, supaya tidak kepaten obor atau bisa ngumpulke balung pisah keluarga. Lalu saya telpon Om Agus untuk mengirimkan file hasil scanner sertifikat Om Agus dari Tepas Darah Dalem Kraton Yogyakarta. Tepas Darah Dalem merupakan institusi dari Kraton Yogyakarta yang bertugas mengeluarkan serat kekancingan atau sertifikat silsilah keluarga kraton Yogyakarta.

Sertifikat atau Kekancingan Om Agus dari Kraton Yogyakarta

Selama kurang lebih tiga minggu, saya googling di internet untuk mencari referensi dari data yang saya peroleh dari Om Agus. Saya menemukan data di wikipedia tentang Panembahan Hadi Prabu Hanyokrowati, Panembahan Senopati dan Ainul Yaqin (Sunan Giri - Wali Sanga).

Keturunan Panembahan Hadi Prabu Hanyokrowati (Raja Mataram ke-2)

Dari data tersebut diketahui bahwa Panembahan Hadi Prabu Hanyokrowati yang merupakan Raja ke-2 Mataram adalah putra dari Panembahan Senopati (Raja ke-1 Mataram), sedangkan Panembahan Senopati yang nama aslinya Danang Sutawijaya adalah putra sulung pasangan Ki Ageng Pamanahan dan Nyai Sabinah. Menurut naskah-naskah babad, ayah dari Panembahan Senopati adalah keturunan Brawijaya raja terakhir Majapahit, sedangkan ibunya adalah keturunan Sunan Giri anggota Walisanga.

Mbah Achmad Prawiro

Dikutip dari Wikipedia, berdasarkan riwayat pesantren-pesantren Jawa Timur dan catatan nasab Sa'adah BaAlawi Hadramaut disebutkan Sunan Giri ia adalah anak Maulana Ishaq, seorang mubaligh yang datang dari Asia Tengah.

Panembahan Senopati (Raja Mataram ke-1)

Maulana Ishaq diceritakan menikah dengan Dewi Sekardadu, yaitu putri dari Menak Sembuyu penguasa wilayah Blambangan pada masa-masa akhir kekuasaan Majapahit. Disebutkan juga bahwa Sunan Giri juga merupakan keturunan Rasulullah SAW, yaitu melalui jalur keturunan Husain bin Ali, Ali Zainal Abidin, Muhammad al-Baqir, Ja'far ash-Shadiq, Ali al-Uraidhi, Muhammad an-Naqib, Isa ar-Rumi, Ahmad al-Muhajir, Ubaidullah, Alwi Awwal, Muhammad Sahibus Saumiah, Alwi ats-Tsani, Ali Khali' Qasam, Muhammad Shahib Mirbath, Alwi Ammi al-Faqih, Abdul Malik (Ahmad Khan), Abdullah (al-Azhamat) Khan, Ahmad Syah Jalal (Jalaluddin Khan), Jamaluddin Akbar al-Husaini (Maulana Akbar), Maulana Ishaq, dan 'Ainul Yaqin (Sunan Giri).

Berdasarkan data-data tersebut, maka saya susun Silsilah Keluarga berdasarkan keturunan Rasulullah Nabi Besar Muhammad SAW adalah sebagai berikut:

  1. Fatimah Az-Zahra 
  2. Husain Asy-Syahid 
  3. Ali Zainal Abidin 
  4. Muhammad Al-Baqir 
  5. Ja'far ash-Shadiq 
  6. Ali al-Uraidhi 
  7. Muhammad an-Naqib 
  8. Isa ar-Rumi 
  9. Ahmad al-Muhajir 
  10. Ubaidullah 
  11. Alwi al-Mubtakir 
  12. Muhammad Maula Ash-Shaouma’ah 
  13. Alwi Shohib Baiti Jubair
  14. Ali Khali' Qasam 
  15. Muhammad Shohib Mirbath 
  16. Alwi Ammi Al-Faqih 
  17. Abdul Malik (Ahmad Khan) 
  18. Abdullah al-Azhamat Khan 
  19. Ahmad Syah Jalaluddin (Jalaluddin Khan) 
  20. Jamaluddin Akbar al-Husaini atau Maulana Husain Jumadil Kubro 
  21. Maulana Ishaq 
  22. Ainul Yaqin (Sunan Giri - Wali Sanga) 
  23. Sunan Dalem Wetan 
  24. Kyai Ageng Saba 
  25. Nyai Sabinah Ageng Pamanahan 
  26. Panembahan Senapati (Sutawijaya - Raja ke-1 Mataram) 
  27. Panembahan Hadi Prabu Hanyokrowati (Raden Mas Jolang - Raja ke-2 Mataram) 
  28. Kiai Ratu Mas Sekar 
  29. P. Pawenang 
  30. Kyai Raden Mas Djalalen
  31. Kyai Raden Mas Talmusani 
  32. Kyai Raden Markom 
  33. Raden Zainal Mustofa 
  34. Raden Sodrama 
  35. H. Raden Abdulkadir I (Ki. Tirtomenggolo) 
  36. Raden Soerodipo (Raden Lurah Bumisegoro) 
  37. Raden Lapiwirdjojo 
  38. Raden Resowidjojo 
  39. Raden Prawiro 
  40. Raden Achmad Prawiro 
  41. Sri Suluh Warni 
  42. Setyo Budianto 

Saya tidak bisa memastikan bahwa data-data tersebut adalah benar 100%, karena kebenaran yang mutlak adalah milik Allah SWT. Jika ada bukti-bukti atau eviden-eviden baru termasuk informasi dari Pembaca blog ini, insyaallah akan saya update setelah dilakukan validasi terlebih dahulu.






2 comments :

  1. wah....silsilahnya panjang juga ya Pak kalo diurutkan mulai dari Nabi Muhammad SAW

    ReplyDelete
  2. Betul Mbak, belum ditambahkan lagi kalau dari Nabi Muhammad ke Nabi Ibrahim.

    ReplyDelete

Contact Form

Name

Email *

Message *