Sunday, August 2, 2015

Pengalaman Membuat e-Paspor di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan


Tidak mau gagal membuat e-Paspor (Paspor Elektronik) pada seminggu sebelumnya karena kehabisan nomor antrian, maka saya berangkat sendirian jam setengah empat pagi dengan mengendarai mobil dari rumah di Kota Wisata Cibubur ke Kantor Imigrasi Jakarta Selatan yang beralamat di Jl. Warung Buncit Raya No. 207.

Kurang lebih jam empat pagi saya sudah sampai di depan pintu gerbang Kantor Imigrasi Jaksel yang masih tutup tersebut, sudah ada tiga orang yang menunggu di luar gerbang. Jam 4.30 WIB pintu gerbang dibuka dan kami diminta untuk menaruh kertas atau map atau tas secara berbaris sesuai urutan. Saya menaruh empat lembar kertas, karena istri dan dua anak saya akan menyusul dengan naik taxi.

Adzan subuh berkumandang, saya menuju Mushola yang ada di lantai Basement. Setelah selesai sholat saya menuju ke tempat antrian tadi, ternyata sudah sekitar 50 map atau kertas yang berjajar di atas lantai.

Deretan kertas, map dan tas sebagai penanda urutan pemanggilan pengambilan nomor antrian

Karena waktu masih pagi, saya tinggal dulu menuju ke Sevel yang terletak tak jauh dari Kantor Imigrasi untuk membeli minuman hangat dan mengisi perut yang kosong. Sekembali ke Kantor Imigrasi lagi, kurang lebih jam enam pagi, antrian sudah sekitar 100 orang.

Menunggu di teras Kantor Imigrasi Jakarta Selatan

Alhamdulillah sekitar jam 6.15 wib, istri dan anak saya sampai di Kantor Imigrasi. Tepat jam 7 pagi kami diminta untuk antri secara berjajar sesuai urutan. Sebelum menuju ke lantai 2 untuk mengambil nomor antrian dan proses pembuatan Paspor, petugas imigrasi menerangkan menggunakan pengeras suara secara detil proses pembuatan Paspor sampai dengan waktu pengambilan.

Penjelasan Petugas Imigrasi sebelum pengambilan nomor antrian

Dijelaskan bahwa jumlah perhari pembuatan Paspor di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan adalah sebanyak 280 pemohon dengan rincian 100 pemohon Walk-in, 30 pemohon Lansia dan 150 pemohon dengan online. Keistimewaan pemohon online adalah pasti dilayani meskipun baru datang jam  2 siang. Khusus pembuatan e-Paspor tidak dilayanin secara online, jadi harus Walk-in.

Kenapa saya pilih e-Paspor? karena pemegang e-Paspor (Paspor Elektronik) tidak perlu mengurus VISA untuk pergi ke Jepang dan kemungkinan beberapa negara lain, serta tidak perlu antri di Gate Imigrasi di Airport, bisa langsung melalui Autogate. Secara fisik yang membedakan e-Paspor dengan Paspor biasa adalah adanya chip yang ditambahkan di Paspor.

Untuk pembuatan baru atau penggantian paspor, dokumen asli yang harus dibawa adalah
  • Kartu Tanda Penduduk yang masih berlaku atau surat keterangan pindah ke luar negeri;
  • Kartu Keluarga;
  • Akta kelahiran, akta perkawinan atau buku nikah, ijazah atau surat baptis;
  • Surat pewarganegaraan Indonesia bagi Orang Asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui pewarganegaraan atau penyampaian pernyataan untuk memilih kewarganegaraan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  • Surat Penetapan ganti nama dari pejabat yang berwenang bagi yang telah mengganti nama
  • Paspor biasa lama bagi yang telah memiliki Paspor biasa.

Semua dokumen tersebut harus difotocopy satu lembar pada kertas berukuran A4. Sedangkan untuk anak di bawah umur 18 tahun dan belum menikah, persyaratannya adalah sebagai berikut:
  • Kartu tanda Penduduk ayah atau ibu yang masih berlaku atau surat keterangan pindah ke luar negeri;
  • Kartu keluarga;
  • Akta kelahiran atau surat baptis;
  • Akta perkawinan atau buku nikah orang tua;
  • Surat penetapan ganti nama dari pejabat yang berwenang bagi yang telah mengganti nama;
  • Paspor biasa lama bagi yang yang telah memiliki Paspor biasa
  • Surat Pernyataan bermaterai cukup dari kedua orang tua yang berisi antara lain bertanggung jawab terhadap keberadaan paspor anak, keberangkatan dan kepulangannya ke Indonesia.

Kurang lebih lima belas menit Petugas Imigrasi selesai memberikan penjelasan, kami diminta naik ke lantai dua untuk mengambil nomor antrian. Petugas di lantai dua memeriksa dengan seksama kelengkapan dokumen asli, bila semua dokumen lengkap maka dipersilahkan mengambil nomor antrian dan diberikan map dokumen paspor.

Ruang tunggu di lantai 2 Kantor Imigrasi Jakarta Selatan

Alhamdulillah, kami sekeluarga dapat nomor antrian 3, 4, 5 dan 6. Proses selanjutnya adalah mengisi form yang ada di Map dan melengkapinya dengan foto copy dokumen. Tersedia ruang yang tunggu yang cukup besar, bersih dan nyaman di lantai dua. Keramahan petugas imigrasi menambah kenyamanan bagi kami.

Pengisian Form Pengajuan Paspor

Ada seorang Petugas Imigrasi memandu tata cara mengisi form dan siap menjawab bila ada pertanyaan. Di lantai dua tersebut juga tersedia tempat foto copy, tempat bermain anak dan toilet yang bersih. Oh yaa untuk pemohon e-Paspor pada form permohonan diminta untuk dicap e-Paspor warna merah ke Petugas Nomor Antrian.




Tepat jam 8 pagi, proses validasi dokumen, wawancara dan pengambilan foto serta pengambilan biometrik dimulai. Alhamdulillah kami sekeluarga diberikan kelancaran mulai dari anak yang kecil umur 4 tahun sampai terakhir anak saya yang pertama tidak ada halangan yang berarti, rata-rata tidak lebih dari 20 menit. Semua dilakukan One Stop Service per counter tanpa pindah-pindah meja.

Tersedia tempat bermain anak di ruang tunggu lantai 2 Kantor Imigrasi Jakarta Selatan

Kami diberikan form pengantar pembayaran e-Paspor ke Bank BNI sebesar Rp. 655.000; dengan rincian biaya e-Passport 48 Halaman untuk WNI perorangan sebesar Rp. 600.000; dan jasa penggunaan teknologi sistem penerbitan paspor berbasis biometrik sebesar Rp. 55.000;. Diinformasikan juga oleh petugasnya bahwa pembayaran baru bisa dilakukan setelah jam 12 siang.

e-Paspor bisa diambil lima hari setelah melakukan pembayaran dengan membawa tanda bukti pembayaran dan bukti identitas yang sah. Untuk keluarga bisa diwakili dengan menyerahkan fotocopy kartu keluarga.  Bila yang mengambil bukan keluarga, maka wajib membuat surat kuasa. Waktu pengambilan paspor mulai jam 10.00 pagi. Untuk Paspor biasa bisa diambil tiga hari setelah proses wawancara dan foto.

Secara keseluruhan saya acungkan jempol ke Kantor Imigrasi Jakarta Selatan yang telah melayani dengan ramah, jelas prosedurnya serta tempat yang nyaman. Banyak kemajuan dibandingkan lima tahun lalu, waktu saya mengurus Paspor di Kantor Waru Surabaya. Namun yang perlu mendapat perhatian adalah proses Walk-in yang mengharuskan pemohon paspor harus datang subuh-subuh ke Kantor Imigrasi, diharapkan ada cara lain yang lebih baik kedepannya.






82 comments :

  1. jam 4 pagi parkir buat mobil dah buka om di sana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Parkir buka sebelum subuh. Jadi setelah parkir mobil kita taris buku atau kertas sebagai urutan antrian, kemudian bisa ditinggal untuk sholat subuh dan cari sarapan :-)

      Delete
  2. OK om, makasih infonya. Kalo surat pernyataan ortu (buat bikin paspor anak) itu harus bikin sendiri dulu n bawa dari rumah, atau di sana udah disediakan trus tinggal kita isi dan kasih materai, atao bagaimana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah disediakan di Kantor Imigrasi, beli form di koperasi lantai 2 beserta perangko-nya.

      Delete
  3. Terima kasih sharing Pengalamannya, ijin share (copas).

    ReplyDelete
  4. buat pekerja rantau yg bukan KTP jabodetabek bisa kah? ato harus ada dokumen penunjang lainnya?

    ReplyDelete
  5. Thank you buat tipsnya :) Saya ada rencana buat bikin e paspor minggu ini dan saya tinggal di daerah Kebayoran Baru. Kira2 kalau datangnya sekitar jam 7 udah bakal penuh ya antriannya? :(

    ReplyDelete
  6. Pembayaran di Bank BNI harus dengan setoran tunai ya?
    Kalau pembayaran baru bisa setelah jam 12, apabila saya beserta keluarga, bisakah hanya saya yang melakukan pembayaran, karena keluarga harus kembali ke kantor.
    Thanks

    ReplyDelete
  7. Pak, thanks sharingnya... Mau tanya, untuk buat paspor anak2.. boleh gak anak2 datang jam 8 pas waktu wawancara dan foto? jadi anak2 gak perlu tunggu dari sebelum jam 6, cukup salah satu orang tuanya yang antri nomor...
    Thanks pak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh Bu, tapi harus datang jam 7, karena mulai jam 7 melakukan pengambilan nomor antrian dan yang ingin buat paspor harus hadir sendiri. Setelah itu bila dapat nomor antrian yang besar, bisa pulang dulu. Tmks

      Delete
  8. Sebelum nya terima kasih atas sharing nya, sangat berguna sekali :) saya jg ingin buat paspor untuk pertama kali nya di bulan ini, yg saya mau tanyakan yaitu, saya ini kan berdomisili/tinggal di cijantung, jaktim. Nah, kalo saya buat nya di kantor imigrasi jaksel seperti di ceritakan di atas ini apakah bisa? Atau saya harus di kantor imigrasi jaktim?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa ke Jaksel, bebas karena sistem sudah online semua. Tmks

      Delete
    2. Terima kasih atas jawabannya yang cepat :)

      Delete
  9. halo mas setyo saya mau nanya. sebelumnya ibu saya udah buat paspor di kantor imigrasi kelas 2 atau 3 di daerah pondok pinang. tapi disana buat paspor masih sesuai dengan nama ktp "cholidah", nah keperluan ibu saya buat paspor untuk umroh dan disana harus dengan 3 nama. apakah untuk proses penambahan nama itu dikenakan biaya lg ? makasih mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak dikenakan biaya (gratis), hanya keluar biaya untuk beli map, formulir dan materai.

      Delete
  10. Wah untung saya liat sharing pengalaman mas setyo, tadinya mau datang jam setengah 6. Setelah baca, saya akan datang jam 4 pagi.
    Thanks a lot, sangat membantu infonya :)

    ReplyDelete
  11. informasi yang sangat bermanfaat
    saya ada rencana untuk membuat e-paspor di kanim jakarta selatan
    saya mau tanya, apakah diminta surat rekomendasi atasan juga bagi karyawan? karena saya lihat di web imigrasi tidak ada keterangan seperti itu tapi di beberapa blog katanya ada yang diminta
    mohon pencerahannya pak
    terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pengalaman saya waktu itu tidak diperlukan. Tmks

      Delete
  12. Mas Setyo, sekedar sharing informasi.
    Kebetulan kamis yll, 14-01-2016 saya melakukan perpanjangan passport utk anak di kanim jaktim. Kesimpulannya adalah :
    1. Datang pagi jam 5 utk mendapatkan nomor antrianny yang pendek
    2. Pemohon paspor wajib datang pada saat mendapatkan nomor antrianny beserta verifikasi dokumen
    3. Semua dokumen asli wajib dibawa untuk ditunjukkan kepada petugas counter
    4. Semua salinan fotocopy dokumen harus dalam bentuk kertas A4 (ktp, KK, Aktelahir, ijazah, aktanikah)

    Komentar saya pada saat proses yg kemarin, cukup teratur karena diarahkan oleh petugas Dan satpam pada saat antri dari subuh dengan betdasarkan tempat duduk yg disediakan oleh mereka namun dlm jmlh terbatas.
    Karena sempat terjadi penggantinya Listrik dari PLN ke genset Dan sebaliknya, cukup memakan waktu 30-45 menit hingga semua berjalan normal (komputer online)
    Catatan : untuk e-passport sesuai keterangan dari pihak petugas imigrasi memerlukan waktu 14hari kerja utk prosesnya dibandingkan paspor biasa yang cukup 3hari kerja setelah melakukan pembayaran via bank bni.

    Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih informasinya, waktu itu saya bikin epaspor 5 hari jadi setelah pembayaran.

      Delete
  13. ohya om qlu kmi domisili pontianak bs gk bt e pAAAsportnya di jakarta,trus prlu syarat apa za y? trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa, syarata sama seperti di atas. Tmks

      Delete
  14. Mas maaf mau tanya lagi, itu bener kan 5 hari kerja e-paspor sudah jadi? Atau ngulur waktu beberapa hari, karena takut ga kesampean dgn jadwal keberangkatan saya, terima kasih sebelum nya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waktu itu saya 5 hari sejak pembayaran. Tapi ada informasi terbaru dari komentar di atas adalah saat ini epaspor 14 hari baru jadi, mohon telpon dulu ke kantor imigrasi Jakarta Selatan. Tmks

      Delete
    2. Mas, apakah kalau sekarang2 ini juga perlu waktu 14 hari atau engga? Do u have any info?
      Thanks in advance

      Delete
    3. Mas, apakah kalau sekarang2 ini juga perlu waktu 14 hari atau engga? Do u have any info?
      Thanks in advance

      Delete
  15. Terima kasih mas setyo atas infonya, kebetulan besok sabtu mau bikin paspor juga. Salam :)

    ReplyDelete
  16. Slmt sore pak, saya mau tanya nieh, bisakah kita membuat e-paspornya sekarang (andai saja)
    tapi berangkatnya tahun depan ? , makasih sblmnya ats jwbannya.

    ReplyDelete
  17. Untuk hari membuat paspor nya apakah d weekday saja? Hari sabtu bisa tdk?

    ReplyDelete
  18. pak, mau tanya nih....
    saya baru bikin paspor biasa bulan lalu, kalo pengen ganti e-paspor bisa gak tuh....?

    matur nuwun..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa, proses lagi isi form dengan pilihan epaspor

      Delete
  19. Terima kasih sharingnya mas Setyo. Mau tanya satu hal: apakah utk bikin e-paspor hanya bisa di Kanim Jaksel?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pembuatan ePaspor dapat dilayani di Kantor Imigrasi :
      - Jakarta Selatan
      - Jakarta Barat
      - Jakarta Pusat
      - Jakarta Timur
      - Jakarta Utara
      - Tanjung Priok
      - Soekarno Hatta
      - Surabaya
      - Batam

      Delete
  20. Malam Pak, Pasport saya expired 2018, tapi karena saya mau ke jepang awal mei, saya rencana mau ganti ke Epasport, pertanyaan saya :
    1.Apakah boleh diganti ke epasport sementara expired saya masih 2 th lagi?
    2.Saya ada dengar dr teman kalo kita ganti ke epasport , tidak bisa lsg dipergunakan, dgn masa non aktif 2 bln br kita bisa pakai lagi untuk berpergian, apakah betul?
    Mohon info nya, thanks Pak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pak Albert Tan,
      1. Bisa
      2. Bisa langsung Pak
      Tmks

      Delete
    2. KL PASPOR LAMA EXPIRED 3 THN LG BISA AJUIN E-PASPOR TANPA KENA BIAYA?

      Delete
  21. Mau nanya Pak. Bisa gk ngrubah paspor biasa ke e paspor. Dan bgaimana caranya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa Pak, pengajuan paspor baru dengan melampirkan paspor yang lama.

      Delete
  22. Mau tanya, apakah surat sponsor dari perusahaan atau ijasah harus juga diperlukan? Saya bingung ada yang bilang tidak perlu ada yang bilang perlu. Thx in advance

    ReplyDelete
  23. Malam Pak Setyo...mau nanya kalo surat nikah hanya ada yang fotocopy apakah bisa karena aslinya terselip...terima kasih

    ReplyDelete
  24. Bisa tidak ya bikin e paspor di kantor imigrasi lain, contohnya yang di Pondok Pinang? Atau harus khusus yang di Buncit ya?

    ReplyDelete
  25. selamatsore pak, untuk fotocopy KTP apakah harus depan blakang atau hanya depan saja? dan untuk map, formulir dikenakan biaya brapa ya pak. mohon informasinya. tks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk lebih amannya foto copy KTP di Kantor Imigrasi. Untuk harga formulir saya lupa, tapi kalau nggak salah 15 ribu rupiah.

      Delete
  26. Thank u buat infonya, niatnya mau ganti e paspor mudik lebaran tahun ini cos di Bali blm bisa e paspor sayangnya jd musti ke Jakarta

    ReplyDelete
  27. Paspor saya habis Feb tabun depan tp July ini saya mau buat epaspor, isi formulirnya di imigrasi/bisa onlen?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk ePaspor tidak bisa isi form secara online. Tmks

      Delete
  28. Mas setyo sy mau bikin e pas tp dari luar jabodetabek saya dari serang banten,sy bca2 digoogle harus menyertakan surat recomndasi? Surat rekomendasi dari mana ya mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dari luar jabodetabek bisa ke Jakarta. Tidak perlu surat rekomendasi, tapi bila ada dari atasan bila pegawai akan lebih baik. Tmks

      Delete
  29. Mas ijasah saya hilang, apa bisa memilih antara ijasah, akte lahir,surat nikah? Apa harus semuanyaa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau ada akte lahir dan buku nikah, ijazah tidak wajib.

      Delete
  30. Mas mau tanya setelah pembayaran melalui bni, apa harus konfirmasi pembayaran?

    ReplyDelete
  31. Mas, kalau untuk penambahan nama di paspor, apakah perlu nomor antrian dan datang sepagi ini juga? ada yang bilang loketnya berbeda ? thanks.

    ReplyDelete
  32. Pak, izin bertanya.
    1. fotokopi masing-masing dokumen berapa lembar ya pa?
    2. Saya buat paspor online, dan diminta datang jam 8-10 pagi. apa harus datang jam 4 juga?

    ReplyDelete
  33. 1. 1 lembar
    2. Kalau untuk paspor online datang sesuai waktu yang diminta.
    Tmks

    ReplyDelete
  34. Selamat malam, Mas Setyo. Jika saya sudah punya KTP, Akta Kelahiran, dan KK, apakah saya harus membawa ijazah juga? Ijazah saya ada di kota asal, sedangkan saya akan membuat permohonan paspor di Kanim Jaksel karena status sebagai pekerja rantau. Terima kasih banyak sebelumnya. :)

    ReplyDelete
  35. pak setyo, maaf mau nanya kalau info kapan kantor imigrasi libur/tutup bisa lihat dimana yah? saya cari ke web resminya tapi belum ketemu, terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amannya datang setelah tanggal 11 Juli 2016.

      Delete
  36. Mas Setyo..dokumen asli ditahan di ktr imigrasi kah selama proses pembuatan epassport ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak, hanya dicek sebentar, langsung dikembalikan. Tmks

      Delete
  37. pagi pak setyo, mohon izin bertanya saya dengar kalo bikin paspor di Jaksel setelah daftar online lalu diminta datang ke kantornya bisa semingguan lagi dari daftar online tsb, benar tidak? Terima kasih pak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul Bu kurang lebih satu mingguan, karena yg daftar banyak.

      Delete
  38. Pagi pak Setyo,saya mau brtnya ni utk formulirnya itu kita beliny brsmaan dgn ambil no antrian atau gimna pak? Dan apabila e-pasport sudah selesai apakah kita wajib utk mndftrkan e-pasport kita k kedutaan Jepang jg?Krn saya ada mau k jpng akhir taon ini,trma kasih sebelumnya ya pak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. setelah dapat nomor antrian baru isi formulir-nya.
      Betul perlu registrasi ke di keduataan Jepang.

      Delete
  39. Selamat siang pak,saya mau tanya, saya buat epassport dan katanya prosesnya 10-13 hari,bagaimana cara mengecek status paspor kita sudah jadi atau belum?ataukah akan dikirim pesan pemberitahuan dari kantor imigrasinya langsung?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dulu waktu saya buat proses-nya 1 minggu. Akan diinformasikan oleh petugas waktu pengambilannya. Tmks

      Delete

Contact Form

Name

Email *

Message *