Menyusuri Sungai Chao Phraya menuju Kuil Wat Arun Bangkok

Saya beserta istri dan anak ketika di Bangkok, mencoba perahu menyusuri Sungai Chao Phraya menuju ke Kuil Wat Arun. Chao Phraya adalah sungai paling penting di Thailand, terbentang sepanjang 372 km dari utara ke selatan. Sungai ini mengalir tepat melewati jantung kota Bangkok, membagi kota menjadi dua area utama.

Chao Phraya telah menjadi jalur perdagangan dan transportasi penting selama berabad-abad, dan hingga kini masih digunakan oleh beragam kapal, mulai dari perahu ekspres dan feri sederhana hingga tongkang kargo. Sungai Chao Phraya memiliki makna budaya yang dalam bagi masyarakat Thailand, sering disebut sebagai "Sungai Raja".

Banyak landmark paling terkenal di Bangkok terletak di sepanjang tepian sungai Chao Phraya, termasuk Wat Arun, Wat Pho, dan Grand Palace.

Wat Arun, atau Temple of Dawn (Kuil Fajar), adalah salah satu kuil paling terkenal dan indah di Bangkok dan sebuah ikon lanskap kota. Wat Arun menampilkan 'prang' utama yang menjulang (menara bergaya Khmer) setinggi lebih dari 70 meter, dihiasi oleh porselen warna-warni dan desain yang rumit. Ini adalah kuil Buddha yang aktif, atau 'wat', dengan sejarah panjang yang berasal dari periode Kerajaan Ayutthaya.

Wat Arun dinamai untuk dewa Hindu Aruna, dewa fajar, melambangkan kelahiran kembali dan permulaan yang baru. Kuil ini menawarkan pemandangan sungai Chao Phraya dan kota Bangkok yang menakjubkan, terutama saat matahari terbit dan terbenam.

Comments